Home » Fanfiction » [FF Three Shoot] “Its Hard To Our Married” Part 3

[FF Three Shoot] “Its Hard To Our Married” Part 3

It s Hard To Our Married 500

Title: It’s Hard To Our Married

Author: Lee Seul Rin (Lee Zeehae)

Genre : Sad Married Life (Maybe), Happy Ending.

Rating : T & G

Cast       :Shin Eunri a.k.a Eunri

                Lee Donghae a.k.a Donghae

                Jung Soo Yeon a.k.a Soo Yeon

                Super Junior’sMembers

               And Other Cast…

Length : Threeshoot

 

Annyeonghaseyo. Saya come back lagi membawa part ke-3  ini.  Pada part ini alurnya flashback. Ini kejadiannya sebelum konferensi pers, dan  sesudah accident. Mian, kalau nanti pada endingnya jelek dan GAJE.

NB : BEWARE!!! Typo mungkin berada di sekitar kalian.

 

Happy Reading !!!

 

♥♥♥_____♥♥♥_____♥♥♥

 

I Was Conscious You’re My Heartbeat, When I Losing You in The Darkness.

 

♥♥♥_____♥♥♥_____♥♥♥

 

Before Conference Press, After accident.

At Seoul Hospital, 22.09 KST

 

Donghae berlari dengan terengah-engah menuju UGD dengan menggendong tubuh mungil Eunri yang berlumuran darah.

Uisa!! Uisanim!!!” Donghae berteriak bak seorang yang kesetanan. Dia sudah tak tahan lagi melihat kondisi Eunri yang terus mengeluarkan banyak darah. Tak ada yang mengenali Donghae dalam keadaan kusut seperti itu.

Perawat rumah sakitpun membantu Donghae untuk menidurkan Eunri di ranjang rumah sakit. Dan segera mendapat penangana medis.

Mian tuan, anda tidak boleh masuk.” Seorang perawat menghalangi Donghae yang ingin menerobos masuk.

Donghae terduduk didepan pintu UGD. Kakinya lemas. Nafasnya tersenggal. Bagaikan orang yang sekarat, tubuh Donghae lemas tak berdaya. Donghae menyandarkan kepalanya pada tembok bercat putih disampingnya. Menangisi apa yang telah dilakukannya. Lagi-lagi semuanya berawal darinya.

‘Tuhan. Dosa seberat apa yang kubawa hingga kau memberi jalan yang seperti ini.’ Batin Donghae dengan air mata yang seolah tiada mengering.

Dari sudut sana terlihat seorang berpakaian serba putih berselimutkan cahaya.

Eomma.” Donghae begumam dengan memandang tak percaya.

Donghae Eomma hanya tersenyum miris melihat apa yang terjadi saat ini.

Eomma.” Donghae seolah ingin berjalan menghampiri Eomma-nya tersebut. Namun, Donghae bagaikan orang lumpuh yang tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya sama sekali. Lagi-lagi air mata Donghae keluar dengan derasnya ketika seorang berpakaian putih tersebut hilang dengan perlahan.

Sepi. Lagi-lagi Donghae merasakan hal yang paling tidak disukainya itu. Serasa dirinya selalu ditimpa oleh kesialan yang bertubi-tubi. Donghae hanya bisa menghela nafas beratnya dan dengan air mata yang tak bisa berhenti.

♥♥♥_____♥♥♥_____♥♥♥

 

Still At Hospital, 07.37 KST.

Donghae tertidur dengan posisi duduk dan menyandarkan kepalanya di ranjang Eunri. Donghae belum bisa bernafas lega setelah mendapat penjelasan dari dokter kemarin. ‘Kepalanya terbentur aspal, tuan. Nyonya Lee mendapat 15 jahitan dan dia hampir kehabisan darah jika tidak segera mendapat penanganan. Sistem syarafnya juga masih berjalan normal. Namun, beliau masih perlu perawatan intensif, karena mungkin saja keadaannya drop kembali.’

Donghae sebenarnya tidak bisa tidur nyenyak dengan posisi dan keadaan yang seperti ini. Namun dia perlu istirahat agar dia selalu fit untuk menjaga Eunri.

Seorang yeoja paruh baya membuka pintu dengan perlahan. Terlihat anak dan menantunya sedang terlelap damai. Eunri Eomma menepuk pelan bahu Donghae.

Donghae-ya. Irona.” Eunri Eomma membangunkan Donghae dengan nada lembut keibuannya.

Donghae menggeliat pelan. Menyesuaikan matanya dengan cahaya yang masuk ke retinanya.

Oh. Eommonim.” Donghae tersadar bahwa mertuanya yang membangunkannya.

Donghae-ya kau terlihat lelah. Pulang dan istirahatlah. Eomma yang akan menemani Eunri di sini. Lihatlah, bajimu yang berlumuran darah itu saja belum kau ganti. Eomma akan member tahumu jika ada perkembangan dari Eunri. Dan juga, kau tak perlu bekerja hari ini. Eomma sudah menghubungi manager-mu tadi.”

Ye, eommonim. Jangan lupa menghubungiku jika ada apa-apa dengan Eunri. Saya pulang dulu. Annyeonghaseyo.” Donghae membungkukkan badanya kepada mertuanya. Donghae menatap tak rela pada Eunri yang akan dia tinggalkan beberapa saat itu. Wajah putih pucat itu akan Donghae rindukan nanti.

♥♥♥_____♥♥♥_____♥♥♥

 

At Hospital, 15.51 KST.

Donghae lari tergopoh-gopoh menyusuri lorong rumah sakit. Tadi saat Donghae sedang terlelap, dia menerima telpon dari mertuanya bahwa Eunri sudah sadar.

Oranng-orang menatap aneh member Super Junior yang satu ini. Donghae yang memang tidak memakai penyamarannya dan terlihat jelas oleh kalangan umum. ‘Apa yang dia lakukan di rumah sakit?’ Setiap orang yang dilewatinya  selalu bergumam sama.

Donghae membuka knop pintu dengan tidak sabaran. Dilihatnya Eunri yang makan dengan disuapi eomma-nya. Donghae dengan nafas yang masih terengah-engah perlahan mendekati Eunri.

D Donghae Oppa.” Eunri menatap tak percaya sosok yang dianggapnya dingin ini berada dihadapannya.

Eunri-ya.” Tanpa basa-basi lagi Donghae memeluk tubuh mungil Eunri dengan eratnya. Menyalurkan rasa rindunya tanpa memperdulikan kehadiran mertuanya.

Oppa. Sesak.”

Donghae lantas melepaskan pelukannya. Ditatapnya mata almond istrinya. “Neon Gwechana? Apa masih ada yang sakit?”

Eunri menggelangkan kepalanya dan metap aneh Donghae yang tiba-tiba perhatian padanya.

Eunri Eomma yang sedang duduk di sofa hanya tersenyum tipis melihat Hae-Ri Moment ini.

♥♥♥_____♥♥♥_____♥♥♥

 

Day By Day

Donghae terus-menerus menemeni Eunri agar pulih kesehatannya. Bahkan Donghae rela mengambil cutinya sampai Eunri benar-benar sembuh. Kebersamaan mereka membuat kata canggung diantara menghilang dengan perlahan. Bercanda ria menghilangkan kebosanan yang terkadang menyelimuti mereka. Dan perceraian yang ada didepan mata sekarang hilang entah kemana.

Eunri sebenarnya tahu tentang keronologi accident itu. Donghae sendiri yang menceritakannya, dan Donghae meminta maaf atas kejadian yang disebabkan oleh kelalaiannya. Namun, bukanlah Eunri bila tak memaafkan orang lain. ‘Tak apa. Lagi pula sekarang aku ada di sampingmu.’ Itulah yang selalu Eunri ucapkan bila Donghae yang terus-menerus meminta maaf padanya.

Terkadang juga member Super Junior lain ikut menjenguk keadaan Eunri yang hari demi hari semakin membaik itu. Mereka ikut senang dengan hubungan antara Eunri dan Donghae semakin membaik juga. Dan perihal Soo Yeon, Donghae tak memikirkan itu lagi. Yang menjadi prioritas utamanya sekarang adalah kesembuhan total Eunri, dan bagaimana dia bisa selalu bersama Eunri.

♥♥♥_____♥♥♥_____♥♥♥

 

At Hae-Rin’s Apartement, 11.41 KST.

Hari ini Eunri pulang dari rumah sakit menyebalkannya tersebut. Sebenarnya Eunri sudah diperbolehkan pulang dua haru lalu. Namun Donghae menolak. Jika Eunri pulang pada hari itu juga, maka dia tak akan bisa menjaganya untuk beberapa hari kedepan. Karena, pasti manager hyung akan memberinya segudang pekerjaan padanya. Bukannya dia lari tanggung jawabnya, namun dia ingin menjaga istrinya sampai benar-benar sebuh total.

Oppa. Kau mau kemana eoh?” Eunri melihat Donghae yang sedang merapikan rambutnya di hadapan cermin besar dalam kamar mereka.

Donghae tersenyum bisa melihat pantulan tubuh istrinya dari cermin ini. Donghae membalikkan badannya. Lantas, Chu~~~. Donghae mengecup sekilas bibir tipis Eunri.

“Aku akan menyelesaikan semuanya, Changi. Kau baik-baik di apartemen, ne. Aku akan segera pulang.” Donghae kembali mencium sekilas bibir menggoda istrinya. Dan melenggang keluar apartemen mereka.

Eunri hanya menatap aneh punggung suaminya yang lama-kelamaan menjauh itu. Eunri bingung atas apa yang dikatakan suaminya tadi.

♥♥♥_____♥♥♥_____♥♥♥

 

At Kona Beans, 13.18 KST.

Donghae mengedarkan pandangannya mencari tempat duduk seseorang yang mungkin telah menunggunya.

Seorang yeoja menggunaka dress kuning melambaikan tangan kearah Donghae. Dia tahu itu Donghae walaupun dengan penyamaran rapat seperti itu.

“Apa kau menungguku lama Soo Yeon-ssi?”

Mwo? Soo Yeon-ssi? Apa aku tak salah dengar?” Soo Yeon memndang aneh Donghae yang duduk dihadpannya. Memanggilnya dengan embel-embel –ssi? Yang benar saja.

Ne. Wae? Ada yang salahkah?” Donghae menatap sinis Soo Yeon yang memperlihatkan keberatannya.

Aish.” Soo Yeon mulai kesal dengan tingkah Donghae.”Arraseo. Apa yang ingin kau katakana TUAN LEE ?“ Soo Yeon menekankan kalimatnya kesal.

“Kau, Jung Soo Yeon-ssi jangan pernah lagi datang ke apartemen kami lagi. Dan juga termasuk jangan menemuiku lagi”

Mwo? Yang benar saja. Bagaimana kalau aku merindukanmu?” Soo Yeon yang masih belum faham dengan logat bicara Donghae, kini ia tampak seperti orang bodoh dimata Donghae.

“Memangnya kau siapa Jung Soo Yeon-ssi?”

Mwo? Aku … Aku kekasihmu, Lee Donghae.”

“Kau tahu. Hubungan kita ini tak lebih dari seorang teman. Kau adalah kekasih Heechul hyung yang dia titipkan padaku.”

Keunde. Dulu kau … kau … kau bilang … “

Mwo? Aku mencintaimu? Atau menyayangimu? Lupakanlah semua itu nona Jung. Anggap semua itu hanya mimpi belakamu. Aku sudah mempuyai istri yang lebih lebih, bahkan sangat sempurna darimu. Mian kalau kata-kataku terlalu kasat pada pendengaranmu. Annyeong.” Donghae beranjak dari duduknya dan meninggalkan Soo Yeon yang mematung ditempatnya.

Tak ada yang bisa Soo Yeon katakana. Ini menyakitkan. Hubungannya dengan Donghae juga sudah tercium oleh Heechul yang pulang dari Wamil beberapa hari lalu.

‘Kau tak perlu kembali padaku Jung Soo Yeon-ssi. Carilah lelaki lain sesukamu. Kau ternyata siluman srigala yang sangat menyeramkan. Kau bukanlah manusia, gumiho-ssi. Kau juga merusak hubungan rumah tangga Donghae dan Eunri. Aku yakin Donghae akan memilih Eunri yang lebih baik darimu. Mian aku berkata kasar seperti ini. Tapi menurutku ini lebih pantas untukmu.’

Perkataan Heechul selalu bisa menampar dirinya. Soo Yeon menyesali apa yang dilakukannya. Namun, dia tak dapat memutar ulang waku itu lagi untuk kembali pada masa lalu.

♥♥♥_____♥♥♥_____♥♥♥

 

At Hae-Ri’s Apartement, 16.46 KST.

Eunri yang mendengar pintu apartemen terbukapun langsung menuju ruang depan menyambut siapa yang datang.

Oppa. Neo Wasseo.” Eunri memandangi kegiatan lepas sepatu suaminya itu dan  tak menjawab pertanyaannya.

Donghae memandang Eunri yang berada dihadapannya dan memeluknya erat secara tiba-tiba. Dan menyandarkan kepalanya dibahu Eunri. Menghirup aroma Rose yang melekat pada tubuhnya.

Oppa wae-yo?”

Donghae hanya menjawab dengan gelengan.

Oppa. Tadi aku diberi tahu Kyuhyun oppa, kau dan Soo Yeon berdua di Kona Beans eoh?” Eunri sebenarnya mati-matian menahan untuk tidak mengatakannya.

Donghae merenggangkan pelukannya kemuadian menatap istrinya dalam.

“Aku sudah menyudahinya.”

Mwo?” Eunri lagi-lagi dibuat bingung oleh Donghae.

“Kau bisa mengusir Soo Yeon jika kau tidak suka dia datang ke sini lagi. Keunde, aku jamin dia sudah tak berani kesini lagi. Juga tidak akan menemuiku lagi.”

Mwo? Keundekeunde … “

Aish, apa kau masih tak mengerti juga eoh? Bagaimana bisa kau menjadi Presdir di Lee Shin Corp. jika otakmu susah jalan seperti ini?”

Yak!! Donghae Oppa.” Eunri mencubit kecil pinggang Donghae.

Appo, Changi-ah.” Donghae menahan tangan Eunri yang terus berusaha mencubitinya.

Eunripun menghentikan kegiatannya.

“Eunri-ya.” Donghae mulai kambuh manjanya.

Mwo?” Eunri berkata ketus seolah-olah dia sedang kesal.

Changi-ah. Kau tahukan bahwa kita tak pernah melakukan ‘itu’ sejak awal menikah.”

“Bicaralah yang jelas Lee Donghae. Aku tak mengerti.”

Aish. Kau merusak suasana romantis Lee Eunri.” Donghae lantas menggendong Eunri ala Bridal Style memasuki kamar pribadi mereka. Dan menidurkannya pada kasur King Size berwarna coklat. Kemudian mengunci pintu rapat-rapat.

Yak Lee Donghae!! Apa yang kau lakukan dengan tanganmu itu.”

Yak Lee Donghae!!!”

♥♥♥_____END_____♥♥♥

 

Back To Conference Press at Part 2 

 

Akhirnya selesai juga nih FF. Gumawo buat udah baca, dan jangan lupa RCL *Bow With Bada.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s